Ketua LPM Gates Nan XX Syafrizal Koto Ingatkan Bahaya Longsor di Tengah Hujan Lebat Berkepanjangan

ADMIN
0


Padang, Jumat 02 Januari 2025 | Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Syafrizal Koto, mengeluarkan imbauan serius kepada seluruh warga, khususnya masyarakat yang bermukim di kawasan perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut hampir selama 24 jam.

Imbauan tersebut disampaikan Syafrizal Koto sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian materi akibat potensi bencana alam, seperti longsor dan banjir kiriman, yang rawan terjadi di wilayah dengan kontur tanah berbukit seperti Gates Nan XX.

Menurut Ketua LPM Gates Nan XX Syafrizal Koto, intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama dapat menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan jenuh air, sehingga meningkatkan risiko pergerakan tanah, runtuhan tebing, serta longsor secara tiba-tiba.

“Curah hujan di wilayah kita cukup tinggi dan berlangsung hampir seharian. Warga yang tinggal di daerah perbukitan harus benar-benar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi longsor dan pergerakan tanah,” tegas Syafrizal Koto.

Ia mengingatkan bahwa ancaman bencana tidak hanya muncul saat hujan deras sedang berlangsung, tetapi juga setelah hujan berhenti. Tanah yang telah menyerap air dalam waktu lama tetap berpotensi longsor, terutama di lereng-lereng curam dan kawasan yang minim vegetasi penahan tanah.

Syafrizal Koto meminta warga untuk peka terhadap tanda-tanda awal bencana, seperti munculnya retakan tanah, dinding rumah yang mulai retak, pohon yang tampak miring, bebatuan yang jatuh dari tebing, hingga aliran air yang berubah arah atau semakin deras.

“Kalau sudah ada tanda-tanda seperti itu, jangan anggap sepele. Segera laporkan ke RT, RW, atau pengurus lingkungan agar bisa ditindaklanjuti secepatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua LPM Gates Nan XX Syafrizal Koto juga mengimbau warga agar membatasi aktivitas di luar rumah saat hujan lebat, khususnya pada malam hari. Ia menekankan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan aktivitas lainnya.

Dalam kondisi tertentu, apabila situasi dinilai membahayakan, warga diminta tidak ragu untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman atau mengikuti arahan dari aparat setempat dan tokoh masyarakat.

Selain itu, Syafrizal Koto mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga drainase agar tidak tersumbat yang dapat memperparah dampak hujan deras.

Sebagai lembaga kemasyarakatan, LPM Gates Nan XX, lanjutnya, siap berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, BPBD, serta unsur terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah cepat jika kondisi darurat terjadi.

“Mitigasi bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Perlu kebersamaan, kepedulian, dan komunikasi yang baik antarwarga,” kata Syafrizal Koto.

Menutup imbauannya, Ketua LPM Gates Nan XX Syafrizal Koto mengajak seluruh warga untuk saling mengingatkan, memperkuat solidaritas, dan tidak panik namun tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kewaspadaan adalah kunci. Dengan saling peduli dan bersiap sejak dini, kita berharap dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.


TIM RMO

  • Lebih baru

    Ketua LPM Gates Nan XX Syafrizal Koto Ingatkan Bahaya Longsor di Tengah Hujan Lebat Berkepanjangan

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)